
Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menjadi pusat kolaborasi penelitian ilmiah lintas institusi. Pada Kamis, 19 November 2024, Wenny Surya Murtius, S.Pt., MP., dosen Universitas Hasanuddin yang sedang menempuh pendidikan S3 di Universitas Brawijaya Malang, melaksanakan penelitian bertajuk “Optimasi Produk Furfural dari Ampas Kelapa dengan Perlakuan Awal Bertahap PEF dan SSF Menggunakan Pleurotus Ostrearus, Hidrolisis Enzimatis dan Katalis Arang Aktif Tersulfonasi”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode yang lebih efektif dalam menghasilkan produk furfural dari ampas kelapa menggunakan pendekatan teknologi modern dan ramah lingkungan. Dalam pelaksanaannya, Wenny Surya Murtius didampingi oleh laboran Edi Santoso, S.Si. Penelitian ini memanfaatkan peralatan canggih seperti alat distilasi untuk memisahkan campuran berdasarkan titik didih dan evaporator untuk mengeringkan atau menguapkan cairan dengan menghilangkan kandungan air atau pelarut.
Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan produk furfural dengan efisiensi yang lebih tinggi, membuka peluang pemanfaatan limbah ampas kelapa sebagai bahan baku industri yang bernilai ekonomis. Penelitian ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antar perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teknologi berkelanjutan.
Laboratorium Terpadu UNISMA terus berkomitmen untuk menyediakan fasilitas penelitian terbaik dan membuka peluang bagi para peneliti dari berbagai institusi untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Permintaan kunjungan atau kegiatan penelitian dapat diajukan secara resmi melalui surat permohonan kepada Universitas Islam Malang.

