Mahasiswa UMM Tingkatkan Keterampilan Lewat Magang di Laboratorium Terpadu UNISMA


Laboratorium terpadu Universitas Islam Malang (UNISMA) melayani kegiatan magang untuk mahasiswa UNISMA, mahasiswa luar UNISMA maupun SMA/K. Magang atau Praktik Kerja adalah aktivitas pembelajaran yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa Kependidikan dan Non-Kependidikan mengenai kegiatan riil di lembaga pendidikan dan industri sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang keahliannya. Praktik kerja bagi mahasiswa kependidikan diarahkan agar mahasiswa memiliki nilai dan wawasan keilmuan pendidikan dan pembelajaran secara teoritik dan aplikatif dalam bingkai budaya Indonesia, dalam perannya sebagai pendidik yang kritis, inovatif, adaptif, dan komunikatif sesuai dengan karakter dan budaya peserta didik di era global. Sedangkan praktik kerja bagi mahasiswa non-kependidikan dilaksanakan di dunia usaha atau industri agar mahasiswa memiliki pengalaman praktis dan bermakna kepada mahasiswa sesuai dengan bidang keahliannya, meningkatkan kompetensi keilmuan, dan memberikan pengalaman memecahkan masalah yang ada di dunia kerja.

Pada bulan November- Desember 2024, laboratorium terpadu UNISMA kedatangan mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Malang yang telah melaksanakan magang guna melengkapi bobot SKS PKL. Sebanyak 3 mahasiswi berasal dari program studi pendidikan biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  yaitu Adelia Rizqi Hariadi, Ashfa Zahida, dan Diva Aulia Salsabila, mengikuti kegiatan PKL selama 40jam/minggu atau setara 120 jam kerja. Para mahasiswi magang mempelajari penerapan prosedur dan karakteristik senyawa fitokimia dalam manajemen

Selama pelaksanaan magang laboratorium yang berlangsung selama 1 bulan, mahasiswa diharapkan dapat memenuhi capaian pembelajaran yang ditetapkan dalam mata kuliah magang profesi laboratorium. Selain itu, terdapat beberapa tujuan spesifik yang harus dicapai mahasiswa melalui kegiatan magang ini, diantaranya: pertama, untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi karakteristik senyawa fitokimia yang diperoleh melalui ekstraksi. Kedua,untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan keilmuan bagi mahasiswa secara langsung ke dalam dunia kerja mengenai prosedur yang aman dan sesuai standar, meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), manajemen limbah, dan keselamatan kerja laboratorium. Ketiga, untuk mengidentifikasi masalah yang muncul selama pelaksanaan praktek kerja lapangan dan melakukan analisis secara mendalam, kemudian didokumentasikan dalam laporan praktek kerja lapangan.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teori yang mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam situasi nyata. Salah satu peserta magang, Diva Aulia, menyatakan bahwa magang di laboratorium telah membuka pandangannya tentang bagaimana penelitian ilmiah dilakukan secara profesional.

“Melalui magang ini, saya belajar cara mengoperasikan peralatan laboratorium canggih dan memahami prosedur standar dalam melakukan eksperimen. Ini sangat membantu saya untuk mempersiapkan diri masuk ke dunia kerja,” ujar Diva. 

 

Scroll to Top