Inovasi Laboran UNISMA: Hak Cipta Biokoagulan Maggot BSF Resmi Terbit


Pada 31 Desember 2024, Universitas Islam Malang (UNISMA) mencatatkan pencapaian penting dengan diterbitkannya hak cipta karya tulis ilmiah berjudul “Efektivitas Cangkang Hermetia illucens (Maggot BSF) sebagai Biokoagulan dalam Menurunkan Kadar Logam Berat dan COD pada Limbah Cair”. Karya inovatif ini resmi terdaftar dengan nomor pencatatan 000837876. Penelitian ini dipimpin oleh Abd. Chalim Asnawi, S.Si., bersama tim yang terdiri dari Bahrul Amin, S.Si., dan Rakhamawati Fahmy, S.Si., M.Biomed. Penelitian ini juga dibimbing oleh Prof. Dr. Nour Athiroh AS., S.Si., M.Kes., sebagai salah satu luaran dari program hibah KILAB (Karya Inovasi Laboran) 2024, yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi limbah cair, khususnya dalam menurunkan kadar logam berat dan Chemical Oxygen Demand (COD) yang sering menjadi masalah dalam pengelolaan limbah industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang maggot BSF (Hermetia illucens) secara efektif dapat menurunkan kadar COD dan logam berat dalam limbah cair, menjadikannya alternatif inovatif yang dapat menggantikan teknologi pengolahan limbah yang lebih mahal dan kurang ramah lingkungan. Penemuan ini tidak hanya mempertegas potensi maggot BSF dalam pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang besar untuk pengembangan teknologi berbasis material alami.

Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisi Laboratorium Terpadu UNISMA sebagai pusat inovasi unggulan, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi riset dalam menghasilkan teknologi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Hak cipta yang diperoleh menjadi bukti dedikasi tim peneliti dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan lingkungan. Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak penelitian serupa untuk menjawab tantangan global terkait pengelolaan limbah.

Scroll to Top