TINGKATKAN BUDAYA KESELAMATAN KERJA, LABORATORIUM TERPADU UNISMA GELAR PELATIHAN K3

Malang — Dalam rangka memperingati Lustrum IX Universitas Islam Malang (UNISMA), Laboratorium Terpadu UNISMA menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program unggulan Laboratorium Terpadu sekaligus menjadi salah satu upaya untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas dosen, karyawan, dan laboran di lingkungan UNISMA. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman.

Kegiatan pelatihan K3 menghadirkan dua narasumber dari LabMania, yaitu Muhammad Irham dan Ismaya. Dalam pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk pemahaman terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja, upaya pencegahan kecelakaan, serta pentingnya penerapan prosedur keselamatan dalam melaksanakan aktivitas kerja.

Selain penyampaian materi secara teori, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti praktik CPR (Cardiopulmonary Resuscitation). Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami langkah-langkah pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika seseorang mengalami henti jantung atau henti napas. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep K3 secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan dasar yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja.

Penerapan K3 menjadi aspek penting, khususnya dalam aktivitas yang melibatkan laboratorium dan penggunaan berbagai peralatan kerja. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai K3 diharapkan dapat mendorong setiap individu untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Kepala Laboratorium Terpadu UNISMA, Prof. Dr. Nour Athiroh A.S., S.Si., M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan K3 merupakan bagian dari komitmen Laboratorium Terpadu dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta tidak hanya memahami konsep K3, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan perlu menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan UNISMA.”

Untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, kegiatan pelatihan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Pre-test dilaksanakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta sebelum mengikuti pelatihan, sedangkan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mendapatkan materi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, peserta yang memperoleh nilai tertinggi dalam evaluasi diberikan hadiah.

Selain meningkatkan kompetensi peserta, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pencegahan risiko dan penanganan kondisi darurat di lingkungan kerja. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, termasuk melalui praktik CPR, juga diharapkan dapat diterapkan sesuai dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.

Pelaksanaan pelatihan K3 ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Lustrum IX UNISMA dan implementasi program kerja Laboratorium Terpadu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan profesionalitas dalam bekerja.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Laboratorium Terpadu UNISMA berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta membangun budaya K3 yang berkelanjutan di lingkungan universitas.

K3 Perkantoran dan Laboratorium: Kenali Bahaya Sebelum Terjadi Insiden

Scroll to Top